Satgas Waspada Investasi Hentikan Kegiatan 168 Fintech Ilegal

Satuan Tugas Waspada Investasi menghentikan pekerjaan 168 entitas yang diperkirakan melakukan pekerjaan usaha peer to peer lending tetapi tidak tercatat atau mempunyai izin usaha dari OJK. Kegiatan bisnis pembiayaan financial technology itu berisiko merugikan masyarakat sebab tak berizin.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengungkapkan, operasi ilegal seratusan usaha fintech ilegal tersebut terungkap menurut pengecekan pada situs dan software pada Google Playstore.

“Satgas Waspada Investasi pulang menghentikan pekerjaan 168 entitas yang melanggar peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi yang berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tongam dilansir dari penjelasan resminya Kamis, 14 Maret 2019.

Kegiatan 168 entitas ini diperkirakan adalahkejahatan keuangan online yang melanggar ketentuan perundang-undangan. Sampai ketika ini, jumlah entitas yang diperkirakan melakukan kegiatan keuangan online sejumlah 803 entitas yakni 404 entitas pada periode 2018 dan 399 entitas pada Januari sampai Maret 2019.

Satgas Waspada Investasi pun telah menghentikan pekerjaan 47 entitas yang diperkirakan SBOBET adalahinvestasi ilegal dan berpotensi merugikan masyarakat, dengan jenis pekerjaan usaha sebagaimana terlampir. Tongam mengingatkan penawaran investasi ilegal semakin mengkhawatirkan dan berbahaya untuk ekonomi masyarakat.

“Para pelaku memanfaatkan kekurangpahaman beberapa anggota masyarakat terhadap investasi dengan menawarkan imbal hasil atau deviden yang tidak wajar,” tambahnya.

Lebih lanjut menurutnya, pekerjaan dan produk yang ditawarkan juga tidak berizin sebab niat pelaku ialah untuk mendapatkan deviden yang sebesar-besarnya dari masyarakat. Satgas Waspada Investasi meminta untuk masyarakat tidak jarang kali berhati-hati dalam memakai dananya.

“Jangan hingga tergiur dengan iming-iming deviden yang tinggi tanpa menyaksikan risiko yang bakal diterima,” ungkapnya.